Rumah Karya Narapidana

Tentang Rumah Karya Narapidana

Rumah Karya Narapidana merupakan suatu lembaga pemberdayaan mantan narapidana yang fokus pada pemberdayaan melalui bidang seni. Rumah Karya Narapidana didirikan oleh Kris Aditya, seorang seniman teater yang memiliki perhatian khusus pada pemberdayaan narapidana.

Berawal dari pengalamannya ketika diminta menjadi sutradara pertunjukkan teater yang keseluruhannya diperankan oleh narapidana, Kris melihat bahwa narapidana memiliki potensi yang besar untuk diberdayakan, khususnya di bidang seni yang ia geluti. Dengan dukungan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kris bersama sekelompok komunitas seniman yang memiliki kepedulian yang sama terhadap isu-isu pemberdayaan narapidana membentuk Rumah Karya Narapidana.
Pemberdayaan yang dilakukan oleh Rumah Karya Narapidana fokus pada 3 (tiga) hal, yakni:

  1. Pelatihan kesenian yang berakar pada metode penciptaan 

  2. Pelatihan manajemen penyelenggaraan acara kesenian

  3. Penjualan karya seni  

Program pemberdayaan ini dimulai sejak pesertanya masih menjalani hukuman hingga setelah bebas dari Lembaga Pemasyarakatan. Setelah individu bebas, Rumah Karya Narapidana diharapkan dapat menjadi rumah singgah bagi mantan narapidana yang sudah mengikuti program pelatihan untuk tetap berkarya melalui aktivitas kesenian.

Rumah Karya Narapidana bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan setiap tahunnya rutin menggelar Indonesia Prison Art Festival (IPAFest). Informasi lebih lanjut mengenai pergelaran seni ini dapat dilihat langsung melalui www.rumahkaryanapi.org.

GALLERY

© 2019 by rangkul.org

logo rangkul 1 copy.png